Untuk merayakan rilis terbaru Ubuntu 7.04 (Codename : Feisty Fawn), maka kami dari komunitas Ubuntu Indonesia wilayah Semarang mengundang para pengguna Ubuntu, pengguna Linux dan tentu saja siapapun yang ingin tahu atau tertarik untuk menggunakan Ubuntu Linux ke acara Feisty Release Party ini.
Acara ini terutama untuk temen-temen yang sudah sangat lama merindukan aktifnya kembali komunitas linux semarang, semoga acara ini nantinya bisa menjembatani untuk pembahasan diskusi tentang kegiatan-kegiatan selanjutnya seputar Linux di Semarang. Intinya sih semoga bisa mengawali untuk pembentukan kembali komunitas linux semarang.
Continue reading ‘Semarang Ubuntu Feisty Release Party’
Dulu sempat patah hati sama nih Distro. Abis udah boot lama, installnya mbrebet-mbrebet. But thanks to VMWare sekarang bisa nyicipin Ubuntu lagi (masih yang Dapper loh). Sempat terheran-heran coz begitu cepet install-nya, jalan bareng Solaris lagi! huehuehue…
Untuk instal VMWare Tools pada ubuntu, ikuti langkat berikut (diambil dari riyogarta) :
- Klik Install VMWare Tools yang ada pada menu VM. Langkah ini akan memunculkan CD-ROM VMWare Tools.
- Double klik VMWareTools-{Version number}.tar.gz yang ada dalam CD-ROM dan extract kedalam Desktop. Hasilnya adalah sebuah direktory bernama vmware-tools-distrib yang terlihat pada Desktop.
- Dari terminal, ketik:
- sudo apt-get update
- sudo apt-get install build-essential
- uname-r
perintah ini untuk mengambil versi kernel yang akan dipergunakan untuk menginstall linux-header pada langkah selanjutnya.
- sudo apt-get install linux-headers-{ketikan nomor yang muncul dari perintah uname-r lengkap}
perintah ini akan menginstalkan linux-header yang dibutuhkan untuk melakukan kompilasi VMWare Tools.
- cd Desktop/vmware-tools-distrib/
- sudo ./vmware-install.pl
selanjutnya tekan saja enter-enter dan enter sampai selesai
- Hapus vmware-tools-distrib pada Desktop dan restart Ubuntu.
- Selesai
**
Untuk memanggil VMWare Tools Properties, ketikan /usr/bin/vmware-toolbox pada terminal.
Tags: Ubuntu, Dapper
Ada oknum yang memaksa, jadinya iseng install Solaris 10. Malah jadi ngiler ketagihan


Skrinsut yang laen
Kenapa sih?
Inbound ICMP yang lewat PIX otomatis akan di-deny. Outbond ICMP diperbolehkan PIX, tapi echo-reply secara default juga di drop. So kalo ngeping pasti hasilnya RTO.
Versi PIX?
Cisco PIX Firewall Version 6.3(5)
Gimana?
Biar bisa ngeping, dan mungkin untuk keperluan yang lain, begini contoh konfigurasinya:
access-list 102 permit icmp any any echo-reply
access-list 102 permit icmp any any source-quench
access-list 102 permit icmp any any unreachable
access-list 102 permit icmp any any time-exceeded
access-group 102 in interface outside
icmp permit any outside
referensi: http://www.cisco.com/warp/public/110/31.html
Komentar terakhir