Archive for the 'software' Category

Page 2 of 5

Desktop Search: Perbandingan WDS dan Copernic

Sekedar ingin berbagi pengalaman menggunakan dua berikut: Desktop Search () dan .

/Prolog

Pertama mengenal adalah saat pertama kali dirilisnya tahun 2004. Waktu itu belum ada sedikit pun keinginan menggunakan aplikasi desktop untuk mempercepat pencarian dokumen-dokumen dan segala sesuatu di harddisk lokal. Maklum, kebutuhan saat itu belum cukup memaksa saya untuk menggunakannya. Ditambah lagi masih adanya masalah privasi dan kurangnya kontrol pengaturan indeks, dan juga rasa sayang jika harus memangkas sekian persen dari resources komputer yang tentunya sedikit banyak akan mengganggu kinerja maupun kapasitas harddisk komputer.

Seiring berjalannya waktu, mulai bermunculan pesaing-pesaing yang menawarkan kustomisasi dan fitur yang lebih baik. Kebutuhan saat ini pun sudah cukup menggelitik saya untuk ikut mencobanya.

Setelah sebelumnya mencari review dan perbandingan di . Dan menimbang untung-rugi beberapa aplikasi , pilihan akhirnya mengerucut pada dua nama: dan .

Alasan menggunakan CDS karena selalu mendapat review terbaik dibanding yang lainnya. Sedangkan WDS: karena Google masih belum lebih baik. Setidaknya menurut beberapa review yang saya baca.

Continue reading ‘Desktop Search: Perbandingan WDS dan Copernic’

Berlangganan koran di komputer

Pengin bagi-bagi tips ringan nich… Bagaimana sih caranya berlangganan koran yang bisa langsung dikirim ke komputer, setiap pagi? Cerita awalnya sih karena sedang bosen aja baca koran online via , salah satu layanan web-based yang biasa saya gunakan. Karena tampilannya terkesan ‘rata’, beda dengan tampilan layout Koran pada umunya. Mulailah coba-coba baca berita melalui , sebuah layanan harian semacam dan Jawa Pos yang memperbolehkan anda membaca berita dengan layout yang sama persis seperti koran versi cetak. Umumnya berbentuk file dalam format ..

Continue reading ‘Berlangganan koran di komputer’

Windows Live Writer (WLW)

Sebenernya nggak lagi nulis tentang Windows Live Writer, sebuah tool yang menurut saya paling menarik untuk digunakan. Ya… khususnya bagi pengguna . Walaupun sudah terinstal Scribefire sebagai add-on , kalau sudah memiliki Windows Live Writer rasanya sama sekali tidak ada keinginan untuk menggunakan yang lain. Walaupun hanya sekedar coba-coba.

Ini memang bukan tulisan tenatng Windows Live Writer (WLW). Sekedar pengin nulis karena WLW yang saya gunakan adalah versi portable. Dan ndilalah (opo yo boso jawane…?) WLW portable yang biasa saya pake sejak hijrah ke versi 2009 dari versi 2008 jadi not responding. Bahasa sedikit teknisnya CPU usage-nya jadi 100% saat klik tombol insert > . Dan sayangnya juga berpengaruh ke explorer.exe yang jadi ikutan ngambek.

Setelah dicoba dua-tiga kali ngambek terus, terpaksa dech ambil solusi cepat: instal versi offline installernya. Sempet sedikit bingung juga, karena progres instalnya begitu cepatnya hingga nggak terlihat. Dikiranya master installer corrupt, tiwas donlot ulang installernya.

Tapi akhirnya bisa make WLW lagi buat ngeblog, walaupun sekarang kayaknya lagi menurun popularitasnya karena agresi gencar plurk dan facebook.

Menggabungkan & memecah file PDF

Daripada bengong… mending baca berita dulu ahh! Selain baca berita dari RSS reader, ternyata asyik juga. Serasa baca koran beneran (emangnya bukan koran ya…!). Tapi sayang, yang sudah disimpan ternyata file pdfnya pisah-pisah per satu halaman. Contohnya dari . Kurang nikmat dech bacanya… Tapi jangan kuatir, selalu ada solusinya…

Buat pemakai , bisa langsung download > install > klik & drag file2 ke dalam aplikasi pdfmerge > pastikan urutan sudah bener > tentukan nama dan letak file outputnya > klik merge & split. Selesai deh.

Buat yang menggunakan lebih banyak lagi solusinya:

1.  Menggunakan Ghostscipt

apt-get install …..

gs -dBATCH -dNOPAUSE -q -sDEVICE=pdfwrite -sOutputFile=file_hasil.pdf file1.pdf file2.pdf file3.pdf

2. Menggunakan pdftk

apt-get install pdftk ….

pdftk *.pdf cat output Jawapos.pdf

Kalau belum puas, banyak alternatifnya koq, seperti PDF reDIRECT, PDF Chain (GUI-nya pdftk). Atau cari-cari via google lagi to. Tapi mending buka2 .

Lanjutin baca koran lagi aach…

Technorati Tags:

Tutorial GNS3 + Windows

Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang GNS3, dan tentu saja masih ada kaitannya juga dengan tutorial Dynamips yang dulu pernah ditulis, disini akan coba saya jelaskan bagaimana menggunakan . Sebelumnya, jika ada tambahan atau ada yang perlu dikoreksi, mohon masukannya :) karena saya sekedar menuliskan sedikit pengalaman saya, plus baca-baca tutorial dari gns3 dan dynamips tentunya :)

GNS3 adalah GUI dari NS3 (belum diimplementasikan) dan Dynamips (saat ini sudah ditambahkan dengan Pemu). GNS3 bukanlah simulator, melainkan emulator untuk perangkat . Seperti layaknya VirtualBox atau VMWare kita harus menyediakan sendiri installer OS (Windows, , Solaris, dsb), maka GNS3 pun nggak ada artinya tanpa IOS yang sebenarnya (bisa didownload disini atau di cisco.com bagi customer Cisco).

Spesifikasi sistem yang saya gunakan adalah Laptop HP 520 dengan Processor Intel Core Duo T2050 @ 1,60 GHz, RAM 1,5 GB. Dengan OS Windows XP Professional SP3. Installer GNS3 versi 0.5 (memiliki beberapa perbedaan interface menu dengan versi 0.3 beta yang sebelumnya pernah saya pakai).

1. Instalasi GNS3

Download installer GNS3 dari gns3.net. Untuk Windows, download paket GNS3-0.5-win32-all-in-one. Selain Windows, tersedia juga paket untuk Linux tgz, bz, deb, dan OSX dmg.

Jalankan installer, kemudian ikuti langkah-langkahnya. Instalasi untuk Windows tidak sulit, begitu pula untuk OS yang lain. Jadi bagian ini nggak saya jelaskan lebih detail :)

Selanjutnya, jika belum punya IOS images, saya sudah menyiapkan linknya disini, silakan download dulu ya :)

Continue reading ‘Tutorial GNS3 + Windows’