Archive for the 'windows' Category

Page 2 of 7

Desktop Search: Perbandingan WDS dan Copernic

Sekedar ingin berbagi pengalaman menggunakan dua berikut: Windows Desktop Search (WDS) dan Copernic.

/Prolog

Pertama mengenal adalah saat pertama kali dirilisnya tahun 2004. Waktu itu belum ada sedikit pun keinginan menggunakan aplikasi desktop untuk mempercepat pencarian dokumen-dokumen dan segala sesuatu di harddisk lokal. Maklum, kebutuhan saat itu belum cukup memaksa saya untuk menggunakannya. Ditambah lagi masih adanya masalah privasi dan kurangnya kontrol pengaturan indeks, dan juga rasa sayang jika harus memangkas sekian persen dari resources komputer yang tentunya sedikit banyak akan mengganggu kinerja maupun kapasitas harddisk komputer.

Seiring berjalannya waktu, mulai bermunculan pesaing-pesaing yang menawarkan kustomisasi dan fitur yang lebih baik. Kebutuhan saat ini pun sudah cukup menggelitik saya untuk ikut mencobanya.

Setelah sebelumnya mencari review dan perbandingan di internet. Dan menimbang untung-rugi beberapa aplikasi , pilihan akhirnya mengerucut pada dua nama: dan .

Alasan menggunakan CDS karena selalu mendapat review terbaik dibanding yang lainnya. Sedangkan WDS: karena Google masih belum lebih baik. Setidaknya menurut beberapa review yang saya baca.

Continue reading ‘Desktop Search: Perbandingan WDS dan Copernic’

Berlangganan koran di komputer

Pengin bagi-bagi tips ringan nich… Bagaimana sih caranya berlangganan koran yang bisa langsung dikirim ke komputer, setiap pagi? Cerita awalnya sih karena sedang bosen aja baca koran online via , salah satu layanan web-based yang biasa saya gunakan. Karena tampilannya terkesan ‘rata’, beda dengan tampilan layout Koran pada umunya. Mulailah coba-coba baca berita melalui EPaper, sebuah layanan harian semacam Kompas dan Jawa Pos yang memperbolehkan anda membaca berita dengan layout yang sama persis seperti koran versi cetak. Umumnya EPaper berbentuk file dalam format .pdf.

Continue reading ‘Berlangganan koran di komputer’

Upgrade Cacti

Niat ingsun meng-import template dari forums.cacti.net, keinginan tersebut terpaksa harus ditunda sebentar. Karena ada note “because currently it is not possible to import templates to 0.8.6.x (only 0.8.7)”. Ya daripada ntar kerja dua kali, mending sekalian aja diupgrade dulu deh.

Catatan singkat upgrade cacti dari versi 0.8.6j ke versi 0.8.7d ini sebenarnya tidak berbeda dengan yang ada . Bedanya ini lebih mudah, karena Cacti diinstal di mesin Windows. Inti dari upgrade cacti seperti upgrade aplikasi-aplikasi web lainnya: backup database (optional), update direktori Cacti itu sendiri, copy kembali file-file script,template, dan data dari direktori Cacti yang lama, penyesuaian kembali database via web browser.

Berikut langkah-langkah upgrade Cacti under Windows

#1 Download versi terakhir di

#2 Backup database mysql Cacti

mysqldump -u root -p cacti > cactibackup.sql

#3 Backup folder cacti yang lama, misal menjadi cacti_old

#4 Ekstrak rilis terakhir Cacti yang sudah didownload, dan rename sesuai dengan nama folder cacti yang lama, misal cacti

#5 Sesuaikan konfigurasi koneksi database pada file include/config.php

$database_type = “mysql”;
$database_default = “cacti”;
$database_hostname = “localhost”;
$database_username = “cactiuser”;
$database_password = “cacti”;

#6 Salin file *.rrd yang tersimpan di cacti_old/rra/ di folder cacti yang baru cacti/rra/

#7 Salin beberapa script dari Cacti lama cacti_old/scripts/ ke Cacti baru cacti/scripts/. Pastikan tidak menumpuk file script yang sudah tersedia di Cacti baru dengan versi yang lebih baru. Karena biasanya ada perubahan pada setiap rilis Cacti. (Untuk hal ini kayaknya labih mudah dilakukan di Linux)

#8 Salin file XML dari Cacti lama cacti_old/resource/ ke Cacti baru cacti_old/resource/. Pastikan tidak menumpuk file yang sudah tersedia di Cacti baru. Karena biasanya ada perubahan pada setiap rilis Cacti.

#9 Browse alamat Cacti untuk penyesuaian database dan konfigurasi. Kali ini yang perlu dilakukan adalah klik ‘next’ dan ‘next’.

http://server-anda/cacti

Continue reading ‘Upgrade Cacti’

Menggabungkan & memecah file PDF

Daripada bengong… mending baca berita dulu ahh! Selain baca berita dari RSS reader, ternyata ePaper asyik juga. Serasa baca koran beneran (emangnya ePaper bukan koran ya…!). Tapi sayang, ePaper yang sudah disimpan ternyata file pdfnya pisah-pisah per satu halaman. Contohnya ePaper dari Jawapos. Kurang nikmat dech bacanya… Tapi jangan kuatir, selalu ada solusinya…

Buat pemakai Windows, bisa langsung download > install > klik & drag file2 pdf ke dalam aplikasi pdfmerge > pastikan urutan sudah bener > tentukan nama dan letak file outputnya > klik merge & split. Selesai deh.

Buat yang menggunakan Linux lebih banyak lagi solusinya:

1.  Menggunakan Ghostscipt

apt-get install …..

gs -dBATCH -dNOPAUSE -q -sDEVICE=pdfwrite -sOutputFile=file_hasil.pdf file1.pdf file2.pdf file3.pdf

2. Menggunakan pdftk

apt-get install pdftk ….

pdftk *.pdf cat output Jawapos.pdf

Kalau belum puas, banyak alternatifnya koq, seperti PDF reDIRECT, PDF Chain (GUI-nya pdftk). Atau cari-cari via google lagi to. Tapi mending buka2 .

Lanjutin baca koran lagi aach…

Technorati Tags:

Tutorial GNS3 + Windows

Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang GNS3, dan tentu saja masih ada kaitannya juga dengan tutorial Dynamips yang dulu pernah ditulis, disini akan coba saya jelaskan bagaimana menggunakan GNS3. Sebelumnya, jika ada tambahan atau ada yang perlu dikoreksi, mohon masukannya :) karena saya sekedar menuliskan sedikit pengalaman saya, plus baca-baca tutorial dari gns3 dan dynamips tentunya :)

GNS3 adalah GUI dari NS3 (belum diimplementasikan) dan Dynamips (saat ini sudah ditambahkan dengan Pemu). GNS3 bukanlah simulator, melainkan emulator untuk perangkat CISCO. Seperti layaknya VirtualBox atau VMWare kita harus menyediakan sendiri installer OS (Windows, Linux, Solaris, dsb), maka GNS3 pun nggak ada artinya tanpa IOS yang sebenarnya (bisa didownload disini atau di cisco.com bagi customer Cisco).

Spesifikasi sistem yang saya gunakan adalah Laptop HP 520 dengan Processor Intel Core Duo T2050 @ 1,60 GHz, RAM 1,5 GB. Dengan OS Windows XP Professional SP3. Installer GNS3 versi 0.5 (memiliki beberapa perbedaan interface menu dengan versi 0.3 beta yang sebelumnya pernah saya pakai).

1. Instalasi GNS3

Download installer GNS3 dari gns3.net. Untuk Windows, download paket GNS3-0.5-win32-all-in-one. Selain Windows, tersedia juga paket untuk Linux tgz, bz, deb, dan OSX dmg.

Jalankan installer, kemudian ikuti langkah-langkahnya. Instalasi untuk Windows tidak sulit, begitu pula untuk OS yang lain. Jadi bagian ini nggak saya jelaskan lebih detail :)

Selanjutnya, jika belum punya IOS images, saya sudah menyiapkan linknya disini, silakan download dulu ya :)

Continue reading ‘Tutorial GNS3 + Windows’