Karimun mbrebet di RPM 3000 an

Rasa-rasanya si boim sudah lama banget nggak pernah olah raga. Seringnya cuman jalan-jalan di rpm 2000-3000 keliling kota. Nah! beberapa waktu lalu niatnya ngajak dia jalan-jalan. Geber di rpm tinggi mulai 5000 waktu ada kesempatan luar kota dan 6500 rpm di jalan Tol. Jadilah tuh si boim digeber 2 hari 2 malam. Dengan harapan kerak karbon di ruang bakarnya pada keangkat dan kebuang. Bahasa biologisnya ‘Italian Tune Up’.

Malemnya…

Munculah gejala kurang menyenangkan. si boim mbrebet di RPM 2500 kondisi jalan dan RPM 3500 idle dengan mainin gas. Ngga cuman mbrebet (tersendat-sendat) tapi juga knalpot sering nembak-nembak, RPM ngga stabil, ditambah kadang mesin mati sendiri.

Ngga lama langsung konsultasi dengan para suhu perkarimunan dan permesinan, ngga tanggung-tanggung lewat Whatsapp, BBM, dan forum otomotif. Ada sua suspect utama:

Urutan pengecekannya sebaiknya dari yang temudah dulu: sistem pengapian. Tapi berhubung ini sudah menggunakan ignition module dan aftermarket agak males juga bongkar-bongkar wiringnya. Jadi lebih heavy pengecekan karburator.

Sebenernya diawal-awal analisa sempat melebar sampai kondisi ruang bakar. Karena Karimun temen mengalami gejala yang serupa.. juga setelah italian tune up. Cek pengapian dan overhaul karbu belum sembuh juga. Tapi bisa normal dengan sendirinya setelah digeber sampai redline dan dikandangkan seminggu. Jadinya ya yang paling mudah saya Carbon Clean dulu… tapi seperti yang diduga sebelumnya: tanpa hasil.

busi-karimun-hitamKondisi busi masih bagus tapi hitam legam ngga merah bata seperti biasanya. Tanda AFR kacau.

Sempet iseng saya coba geber sampai mepet redline. Hasilnya malah tambah parah. Setelah diparkir mesin susah banget distart. Knalpot lebih sering nembak, mesin lebih sering mati. (bisa menjadi pertanda pengapian bermasalah: koil. tapi waktu itu belum kepikiran)

Yaa.. walaupun kronologis dan gejala masalah sama, belum tentu titik sumber masalahnya sama juga.

karimun-mbrebet

Singkat cerita dibawalah Karimun item ke bengkel. Setelah menjelaskan permasalahan ke montir dan dilakukan pengecekan awal, akhirnya karburator Karimun di bongkar. Memang ada kotoran yang menyumbat, tapi nggak banyak. Dalemannya masih bersih, sampe dikira pake BBM oktan tinggi atau karbu pernah dibersihin sebelumnya.

Pasang, cek, bongkar lagi :D karena tenaga mesin masih ketahan. Pasang lagi, gas-gas kondisi idle rasanya ok. Tapi saya tes bawa lari mesin mesih kesendat-sendat. Cek lagi… waktu setengah hari dari siang sampe soree gak cukup… kesimpulan sementara mungkin timing loncat.

Next day mulai cek pengapian, dimulai dari timing belt dan timing distributor. Ternyata semua kondisi timing normal. Sempat kebingungan akhirnya coba koil si boim diganti dengan koil mobil lain. Yap… setengah hampir setengah hari dibengkel akhirnya ketahuan sumber masalahnya: koil sudah lemah!! :(

koil-crane-cams-ps91-karimunJangan tertipu penampilan luar, dont judge by its cover! Koil PS91 mulus si boim (gambar yang atas) ternyata dah lemah. Koil  buluk (gambar bawah) sebagai bahan test yang masih tokcer.

Yah… naseeb… terpaksa dikeluarin koil cadangan: koil oem Karimun yang imut. Wiring msd 6al dilucuti, koil standar dipasang. Baru deh sekarang kerasa bedanya pengapian dah upgrade sama standar hehehe… RPM gak bisa loncat dari low ke high.

ignition-coil

koil-crane-cams-ps91-karimun-siboimKoil ps91 istirahat dulu yaa…

Ongkos:

  • Tune Up: 130 ribu (bongkar2, trobelsut)
  • Karbu clean: 40 ribu (overhaul karbu, sampe 2x)

1 Responses to “Karimun mbrebet di RPM 3000 an”


  • People may end up losing jobs if they are caught socializing during work hours,
    when instead they should have been working.

    The Marketplace will, by default, only show you listings from
    your current network. Youtube, Twitter, and thousands of other micro
    blogging, blogging, video blogging, and new sites are
    completely off the radar here.

Leave a Reply