Monthly Archive for February, 2008

VPN Server with Ubuntu

VPN server with OpenVPN installed on machine. An article from -semarang community. Click this link to download.

Tags: ,

Kalyway 10.5.2 Update

Silakan segera update macosx osx86 anda ke 10.5.2. Bisa dengan cara pertama: combo update dari Apple, lalu install dengan petunjuk dari netkas. Atau dengan cara kedua — seperti yang aku lakuin — menggunakan paket update dari Kalyway.

Silakan download via torrent combo update 10.5.2 versi Kalyway yang sudah dihack. Jangan lupa juga download kernel 9.2.0 kalyway dari torrent atau dari sini. Nggak perlu backup kext penting lagi karena kernel dan beberapa kext penting nggak akan di replace.

kext 10.5.1

Jika diekstrak, paket combo update kalyway sudah menyimpan beberapa kext penting. Biarin aja. Install KalywayUpdCombo10.5.2.pkg. Waktu aku install sempet berhenti di 97%. Force Quit trus ulangin lagi dech. Kali ini sukses :D . Kalo dah selesai jangan langsung restart.

Giliran kalyway_10.5.2_kernels.mpkg diinstall. Aku pilih opsi vanilla kernel, EFI 9.2. Setelah selesai klik Restart. Umumnya PC akan restart sekali lagi sebelum masuk ke system, normal aja. Selesai deh updatenya. Hal pertama yang ku perhatiin adalah time zone dah normal. Sebelumnya, kalo pake time zone Indonesia malah kecepeten 7 jam hehehe…. Ternyata masih sama aja :D maap tipuan mata, terpaksa deh timezone pake GMT :(

Leopard 10.5.2

Leopard 10.5.2 profileLeopard 10.5.2 profile

Core Duo dan OSX86 10.5.2

Sama seperti saat instal Kalyway 10.5.1 (kernel Darwin 9.1.0), setelah update ke 10.5.2 (kernel 9.2.0) ternyata juga masih belum mendukung Intel Core Duo. Sedikit bedanya, kalo sebelumnya selalu crash sejak booting — belum sempat lihat tampilan login. Setelah update, beberapa kali test booting sukses login dan sempat buka beberapa aplikasi. Tapi selalu hang… hihihi….. Ya sudah… dual core nya di-disable lagi aja deh :(

Spesifikasi Laptop HP 520 :

Intel Core Duo T2050 (Yonah) 1,6 GHz
RAM 1,5 GByte
Motherboard chipset Intel i945GM, ICH7

cpu-z

Tags: , ,

Lambat!

c:\>tracert blog.hafidz.web.id

Tracing route to blog.hafidz.web.id [205.209.144.116]
over a maximum of 30 hops:

*****[cencored]
8 70 ms 70 ms 70 ms unknown.net.reach.com [134.159.161.189]
9 72 ms 72 ms 72 ms static.net.reach.com [202.84.153.221]
10 230 ms 230 ms 230 ms unknown.net.reach.com [202.84.141.254]
11 250 ms 228 ms 278 ms i-3-2.wil03.net.reach.com [202.84.251.170]
12 997 ms 996 ms 998 ms cogent.wil03.net.reach.com [134.159.63.70]
13 993 ms 1013 ms 983 ms vl3493.mpd01.lax01.atlas.cogentco.com [154.54.6.229]
14 1034 ms 994 ms 998 ms te4-1.mpd01.sjc01.atlas.cogentco.com [154.54.6.30]
15 1000 ms 999 ms 998 ms vl3497.mpd01.sjc05.atlas.cogentco.com [154.54.6.74]
16 995 ms 994 ms 993 ms managed-solutions-group.demarc.cogentco.com [38.102.194.158]
17 996 ms 1038 ms 999 ms vz11-ca [205.209.146.211]
18 988 ms 1021 ms 989 ms host.pandanaran.com [205.209.144.116]

Trace complete.

c:\> :(

Finally: My Leopard

Akhirnya setelah seharian struggling nginstall MAC OSX, powerd by ‘distro’ Kalyway 10.5.1 :D berhasil juga diinstal di laptop minimalis HP 520.

Leopard system

leoapard system profile

leoaprd screenshot

Tapi perjuangan masih belum selesai. System Leopard di laptop belum stabil, core duo nya belum jalan, sound driver juga belum keinstal. Yang penting step pertama dah selesai dulu dech :D

 

Final Data

Cerita ini lagi-lagi tentang aku dan harddisk. Yap, cerita lama bersemi kembali. Semalam, setelah jalan-jalan di sebuah mall di Semarang, gak kenal lelah sekitar jam 10 laptop kembali kunyalakan. Menyiapkan satu lagi, nantinya buat si Leo. Kira2 layout awal partisinya seperti berikut:

NTFS (24GB) — data1 NTFS (12.4GB) — data2 NTFS (27GB) — linux REISERFS (10GB) — swap (500MB)

Yap, skenarionya resize partisi windows sehingga dapat partisi sisa 4GB digabungkan dengan tambahan dari partisi data2. Total cukup lah buat diinstal OS baru. Semuanya dijalankan under Windows. Menggunakan Partition Magic 8 tentu saja nggak dapat digunakan, karena ada partisi ReiserFS. Partition Magic belum mengenal file system ini, dia akan menganggap ada kesalahan file system yang harus dibenarkan.

Sebagai gantinya aku pakai Paragon Partition Manager 8.5. Dia sudah mengenal ReiserFS, selain Ext2 dan Ext3. Partisi windows dan data1 keduanya nggak kosong. Hal ini nggak menjadi masalah jika menggunakan Partition Magic (sudah biasa dipakai untuk resize, merge 2 partisi yang penuh data). Saya berasumsi Paragon akan bekerja sebaik PMagic. So, seperti biasa, data-data yang ada ga dibackup dahulu. * terlalu pede*

Proses Resize berjalan normal sampai selesai….

Continue reading ‘Final Data’