Monthly Archive for May, 2008

Semarang Hardy Release Party

HRP di :D
Walaupun nggak bisa ngasih waktu, tenaga, pikirian, semoga dengan sedikit membagi benwit di postingan pamflet HRP ini, acara HRP besok di Undip tambah semarak hehehe ;)


(ubuntu-semarang)

Tutorial GNS3 + Windows

Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang GNS3, dan tentu saja masih ada kaitannya juga dengan tutorial Dynamips yang dulu pernah ditulis, disini akan coba saya jelaskan bagaimana menggunakan GNS3. Sebelumnya, jika ada tambahan atau ada yang perlu dikoreksi, mohon masukannya :) karena saya sekedar menuliskan sedikit pengalaman saya, plus baca-baca tutorial dari gns3 dan tentunya :)

GNS3 adalah GUI dari NS3 (belum diimplementasikan) dan Dynamips (saat ini sudah ditambahkan dengan Pemu). GNS3 bukanlah simulator, melainkan emulator untuk perangkat . Seperti layaknya VirtualBox atau VMWare kita harus menyediakan sendiri installer OS (, , Solaris, dsb), maka GNS3 pun nggak ada artinya tanpa IOS yang sebenarnya (bisa didownload disini atau di cisco.com bagi customer Cisco).

Spesifikasi sistem yang saya gunakan adalah Laptop HP 520 dengan Processor Core Duo T2050 @ 1,60 GHz, RAM 1,5 GB. Dengan OS Windows XP Professional SP3. Installer GNS3 versi 0.5 (memiliki beberapa perbedaan interface menu dengan versi 0.3 beta yang sebelumnya pernah saya pakai).

1. Instalasi GNS3

Download installer GNS3 dari gns3.net. Untuk Windows, download paket GNS3-0.5-win32-all-in-one. Selain Windows, tersedia juga paket untuk Linux tgz, bz, deb, dan OSX dmg.

Jalankan installer, kemudian ikuti langkah-langkahnya. Instalasi untuk Windows tidak sulit, begitu pula untuk OS yang lain. Jadi bagian ini nggak saya jelaskan lebih detail :)

Selanjutnya, jika belum punya IOS images, saya sudah menyiapkan linknya disini, silakan download dulu ya :)

Continue reading ‘Tutorial GNS3 + Windows’

GNS3: Makin Asyik Aja…

Kalaupun ada temen-temen yang belum tau apa itu , bisa cek sendiri homesitenya. Saya sendiri dulu pertama tau dari aldedi (tks boss :D ). Tapi sejak itu nggak pernah catet-catet di blog about this stuff. Ya… secara gak nyempetin diri bikin simulasi WAN pake GNS3. Terakhir iseng-iseng bikin simulasi WAN ya pake dynamips/dynagen. Langsung to the topic aja ya…

GNS3 (graphical network simulator) pada dasarnya nggak beda ma yang dulu pernah saya bahas. Bedanya: , , winpcap sudah diramu jadi satu dengan tampilan GUI yang memanjakan hehehe …. :D Ditambah lagi, untuk rilis yang terakhir ini (GNS3 0.5) sudah dibundle dengan Pemu (Pix Emulator). Plus kelebihan-kelebihan lainnya. (Terakhir pake GNS 0.3x beta)

GNS3 vs “dynamips/dynagen konvensional”

Apa sih asyiknya pake GNS3 dibanding dynagen “konvensional” :D

1. Yang pertama jelas kemudahannya dalam membuat topologi jaringan. Kalo sebelumnya menggunakan dynagen kita harus bikin secara manual di file networknya (*.net). Bikin parameter router1, router 2, bikin koneksinya, nilai idlepc, dst dst. Pakai GNS3 jelas alurnya dibalik. Dengan tampilan grafis, yang perlu dilakukan tinggal menarik type perangkat / router dari Dock Nodes Types di sisi kiri tampilan. Setelah topologi jaringan terbentuk, tinggal klik icon Save network file, otomatis tersimpan file *.net di direktori kerja GNS3. Jika Router virtual sudah dikonfigurasi, file konfigurasi *.cfg nya juga otomatis tersimpan di direktori config.

2. Mudah dalam instalasi dan setup konfigurasi. Sudah jelas, secara tampilan sudah grafis, ditambah bundle dengan Pemu. Tinggal klik n browse :D

3. Yang ketiga dan seterusnya merupakan efek lanjutan dari nomer 1 dan 2 diatas :D Contohnya dalam menentukan nilai idlepc. Tinggal klik kanan router virtual, lalu pilih Idle PC. Otomatis GNS3 akan menghitungnya untuk anda. Kayaknya fitur klik kanan Idle PC ini belum ada di GNS3 versi 0.3x. Contoh lainnya untuk mengkonfigurasi memory, slot dll, tinggal klik kanan router virtual, lalu klik Configure.

Selain itu topologi yang kita buat bisa langsung di export dalam bantu gambar (JPEG, PNG, BMP, XPM)

Walaupun, masih tetap tersedia console dynagen (di bagian bawah tampilan gambar topologi), bagi yang lebih suka menggunakan command text mode.

Posting pertama pake Windows Live Writer :)

SIW : System Information for Windows

Sekilas Info :)
Berhubung denger kabar burung dari seorang temen, telah dilakukan lagi ‘program penegakan HAKI’ (baca: sweeping ) oleh bapak-bapak dari POLDA di wilayah Semarang Selatan :( . Maka terkait dengan hal tersebut maka artikel ini ditulis. Lha, apa ada hubungannya dengan judul diatas …?!

Well… ternyata… ada kaitan antara judul diatas dengan sweeping software yang baru-baru ini kembali dilancarkan aparat.

Begini ceritanya.
Kantor seorang temen kebetulan menjadi target ‘program HAKI’. Tidak ada ada pemberitahuan sebelumnya akan dilakukan survey, langsung disidak. Tapi tidak semua PC akan diperiksa, bapak-bapak dari POLDA menanyakan PC mana aja yang akan diperiksa. Kemudian setelah PC ditentukan, bapak-bapak tersebut memberikan program bernama SIW dan meminta temen saya tadi melakukan eksekusi program dan generate report. :D

Disini mulai nyambung sama judul diatas: SIW, sebuah software yang akan menampilkan sistem informasi di secara lengkap. Berikut overview dari situsnya:

SIW is an advanced System Information for Windows tool that gathers detailed information about your system properties and settings and displays it in an extremely comprehensible manner.
SIW can create a report file (CSV, HTML, TXT or XML), and is able to run in batch mode (for Asset Inventory Tracking, Computer (Software and Hardware) Inventory, PC Audit, Software Audit, Software License Compliance Management).

The system information is divided into few major categories:

  • Software: Operating System, Installed Software and Hotfixes, Processes, Services, Users, Open Files, System Uptime, Installed Codecs, Software Licenses (Product Keys / Serial Numbers / CD Key).
  • Hardware: Motherboard, Sensors, BIOS, CPU, chipset, PCI/AGP, USB and ISA/PnP Devices, Memory, Video Card, Monitor, Disk Drives, CD/DVD Devices, SCSI Devices, S.M.A.R.T., Ports, Printers.
  • Network: Network Cards, Network Shares, currently active Network Connections, Open Ports.
  • Tools: Password Recovery, Reveal lost passwords hidden behind asterisks, MAC Address Changer, Monitor Test, Shutdown / Restart.
  • Real-time monitors: CPU, Memory, Page File usage and Network Traffic.

SIW is a standalone utility that does not require installation (Portable Freeware) – one less installed program on your PC as well the fact that you can run the program directly from an USB flash drive, from a floppy, from a network drive or from a domain login script.

Platform: Microsoft Windows 98/Me/NT4/2000/XP/Server 2003/Media Center/Tablet PC/Windows 2003 Server R2/Windows Server 2003 x64/Windows XP x64/Windows Vista/ Windows Vista x64 / Windows Server 2008 / Windows Server 2008 x64 / WinRE / Bart PE / Winternals ERD Commander

Informasi sistem yang ditampilkan dari SIW sangat lengkap. SIW bisa didownload disni, tersedia juga paket standalone (jadi gak perlu install). Fitur utama yang dapat langsung dirasakan dari software ini adalah kemampuan membaca product key atau nomor seri dari semua aplikasi yang terinstall disistem, bukan cuman Windows *buktinya dipake buat sweeping software*

SIW

SIW

Panduan fitur:

  • Mampu melihat detail OS Windows yang terinstall
  • Melihat history update aplikasi Microsoft dan update yang terlewat
  • List direktori sistem
  • List program yang terinstall beserta versi dan tanggal instalasinya
  • Melihat detail file sistem dan detail informasi program yang terinstall
  • List program security
  • List program yang terinstall dalam sistem
  • Password detail (versi professional)
  • Informasi hardware dan network
  • Membuat file report kedalam format HTML, CSV, TXT, XML
  • dan lain-lain gan! :D

Sebagai pembanding, berikut ini aplikasi-aplikasi sejenis: Aida32, Everest, Everest free edition, SpiceWorks, Belarc Advisor.

SNMP pada Linux

Tampaknya ada satu hal yang kurang dari tutorial cacti yang pernah saya tulis duluw. Disini saya akan menambahkan sedikit saja, bagaimana mengaktifkan pada , sehingga bisa dimonitor di server .

1. Langkah pertama tentu ajai install snmp jika belum terinstall, pada system berbasis Debian gunakan perintah:

#apt-get install snmpd

Jangan lupa buka port snmp jika firewall digunakan. Contoh open port 161 dan 162 tcp/udp untuk IP server Cacti (misal 10.11.129.90) jika menggunakan iptables.

iptables -F
….
iptables -A INPUT -p tcp -s 10.11.129.90 –dport 161 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -p udp -s 10.11.129.90 –dport 161 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -p tcp -s 10.11.129.90 –dport 162 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -p udp -s 10.11.129.90 –dport 162 -j ACCEPT

2. Kemudian lakukan konfigurasi snmp

Sebelumnya jika perlu, backup terlebih dahulu file snmpd.conf

#cp /etc/snmp/snmpd.conf /etc/snmp/snmpd.conf.asli

Berikut ini adalah contoh file snmpd.conf. Lakukan perubahan seperlunya pada network dan community name

Continue reading ‘SNMP pada Linux’