Gara-Gara Dimarahi Orang Tua, Pelajar TK Bunuh Diri

BLORA–MIOL: Diduga gara-gara dimarahi ibunya,karena tidak mau disuruh mandi, seorang bocah siswa Taman Kanak-Kanak (TK) di Blora, Sabtu (14/5) nekad mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Siswa itu Renaldi Sembiring (5,9 tahun) Siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi, Kelurahan Tempelen Kecamatan/Kota Blora Jawa Tengah.

Siswa itu ditemukan tergantung di tali plastik jemuran yang berada di kayu penyangga atap, di salah satu ruangan yang kosong, di rumah komplek Rumah Dinas Hakim PN Blora,Kelurahan Tempelen Blora.

Mengetahui anaknya dalam kondisi yang mengenaskan itu, ibu korban langsung shock. Bersama suaminya Imanuel Sembiring yang juga Hakim di PN Blora membawa Renaldi ke Rumah Sakita setempat. Namun sayang jiwa bocah tersebut tak tertolong.

Menurut keterangan. sebelum ditemukan bunuh diri, ibu korban sambil mencucui pakaian minta agar Renaldi mandi.Tetapi permintaan itu tidak segera dilaksanakan,sehingga membuat ibu marah-marah pada anaknya.

Meski dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri, namun petugas kepolisian setempat akan melakukan pengusutan terhadap kasus itu.

Sementara itu di Wonogiri, Jarwanto (16), murid kelas III SMP PGRI Kecamatan Jatiroto Kabupaten Wonogiri, dilaporkan tewas karena gantung diri. Korban yang nekat gantung diri dengan sobekan kain diduga putus asa karena uang iuran sekolah SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan-Red)-nya nunggak selama delapan bulan.

Oleh ayahnya, uang itu sebenarnya telah diberikan. Tapi diduga habis untuk kepentingan pribadi korban, tanpa pernah disetorkan ke sekolahnya.

Lokasi yang dipakai gantung diri, berada di rumah tetangganya, Pairan, yang saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Korban tewas karena terlilit sobekan kain yang dia pakai gantung diri dengan diikatkan pada kayu usuk kerangka atap.

Pihak Polsek bersama Muspika dan petugas medis Puskesmas Jatiroto yang memeriksa mayat korban, tak menemukan adanya tanda-tanda kematian mencurigakan pada diri korban. Karenanya kemudian disimpulkan korban tewas karena bunuh diri dengan cara gantung diri. Setelah mendapatkan pemeriksaan, korban selanjutnya diserahkan pada orang tuanya untuk dimakamkan.

Kasus warga tewas karena gantung diri ini, menjadi tragedi kedua gantung diri di Kabupaten Wonogiri terhitung dalam sepekan terakhir ini. Sebab sebelumnya, sebagaimana pernah diberitakan, masyarakat Dusun Sigereng Desa Biting Kecamatan Purwantoro Kabupaten Wonogiri, digegerkan adanya penemuan mayat korban gantung diri yang mulai membusuk.

Dari pemeriksaan identitasnya, korban dikenali bernama Sugeng Priyanto (23), warga asal Dusun Proditan RT 05/RW 02 Desa Ketintang Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten. Dia tewas di bawah pohon Jati di kebun milik petani Djiman (60) di Dusun Sigereng Desa Biting Kecamatan Purwantoro (sekitar 55 kilometer arah timur Kota Wonogiri).(Ant/Ol-1)

2 Responses to “Gara-Gara Dimarahi Orang Tua, Pelajar TK Bunuh Diri”


Leave a Reply