Archive for the 'keluarga' Category

Flat Feet pada Anak

Ga kerasa dah lama banget blog ini dianggurin :D tulisan terakhir masih tertanggal 30 juni. Mumpung blog ini sudah idle cukup lama, ada satu tema yang sudah dari dulu pengin banget dimunculin… tapi gak pernah kesampaian. Ya… tentang dan . Sayang, rasa malas ini ternyata lebih kuat, jadinya baru sekarang kesampaian. Walaupun itu juga untuk sedikit menutupi kekosongan…

kurang lebih dapat diartikan sebagai kondisi kaki dimanababy-feet lengkungan telapak kaki rata sehingga hampir atau seluruhnya menyentuh tanah. Saya sendiri sebelumnya belum pernah ngeh apa yang namanya Flat feet sampai beberapa saat yang lalu bunda nyinggung soal tersebut pada ijaz.

Setelah mendengar lebih banyak tentang Flat feet dari bunda, saya koq jadi mengkhawatirkan pertumbuhan ijaz kelak. Karena memang ada beberapa kekurangan dan komplikasi pada pemilik kaki ini :( Semoga tidak terjadi pada …amien!

Sebenarnya penampakan Flat feet normal pada bayi, sampai sekarang pun saya gak nyangka kalo ijaz juga memiliki Flat feet. Apalagi melihat grafik pertumbuhan ijaz yang positif dan tingkah lakunya yang selalu super aktif… :D Beberapa dampak negatif pemilik Flat feet yang saya tangkap dari bunda ijaz: sering jatuh, nggak bisa berdiri tegap (punggung cenderung melengkung ke belakang), lebih mudah capek, kaki cepat sakit. Dan terutama yang sangat berpengaruh pada ijaz sekarang ini adalah speech delay. Yang Alhamdulillah sudah mulai menunjukkan hasil positif setelah dilakukan terapi rutin.

Continue reading ‘Flat Feet pada Anak’

Teh Rosela: kecut rasanya, banyak manfaatnya

Yap… at last blog ini menginjak ranah tanaman . oh , begitu point dari tulisan ini. Siapa yang belum pernah dengar nama mbak Rosela? Siapa yang belum pernah menikmati khasiatnya? Benarkah Rosela tanaman herbal yang banyak manfaatnya?

kelopak bungan rosela (roselle) - gambar adalah milik zengia.com Sebagian besar dari kita pastinya sering menikmati makanan instan dan serba junk food lengkap kandungan zat kimiawinya. Lihat saja, lauk siap saji, makanan yang tinggal-seduh-3-selama-menit-siap-makan, sampai masakan ibu-ibu dirumah juga nggak luput dari sasaran produk kimia-buatan-berbahaya berlabel ‘lezat’ dan ‘cepat’. Nah semua tuh! Walaupun banyak ibu RT (rumah tangga, red) mungkin sudah banyak meninggalkan makanan kimia tadi, tetep saja didunia ini nggak ada ‘hitam & putih’. Nah! gak ada salahnya kan? sedikit cerita bab tanaman herbal berjudul teh bunga Rosela?

Rosela (Hisbiscus sabdariffa L.) ternyata memiliki manfaat besar untuk pencegahan segala macam penyakit. Bunga rosela berguna untuk mencegah kanker, leukimia dan radang, mengendalikan tekanan darah (anti ), melancarkan peredaran darah, anti kejang otot, melindungi hati dan melancarkan buang air besar.

Continue reading ‘Teh Rosela: kecut rasanya, banyak manfaatnya’

Duplikator sejati

  • Sebagian menirukan apa yang kamu katakan
  • Sebagian anak melakukan apa yang kamu katakan
  • Semua anak melakukan apa yang kamu lakukan

*dikutipkan oleh bunda iyaz, maaf kalo ada yang salah :P *

Jadi, berhati-hatilah wahai orang tua, anakmu adalah cerminanmu, anakmu adalah bayanganmu, anakmu adalah buntutmu *jujur saja, kemana-mana, lagi ngapain aja, saya terusss aja diikutin*, anakmu adalah dirimu kelak. Kamu adalah contoh bagi anak-anakmu.

Continue reading ‘Duplikator sejati’

2 tahun dari bunda

iyaz in yellow, 2nd anniversary

Anakku,…
2 tahun sudah kamu hadir mengisi hari-hari bunda
Bagi bunda, kamu adalah
Guru yang mengajarkan kesabaran, kelembutan, arti memaafkan, kasih sayang serta rasa ingin memberi tanpa ingin diberi
Binar matamu, senyum ceriamu, pelukan hangatmu, cium mesramu adalah segalanya bagi bunda

Sayangku,…
Bunda mohon maaf atas saat-saat
bunda bicara ketika seharusnya mendengarkan,
bunda marah ketika seharusnya sabar,
bertindak ketika seharusnya bunda menunggu,
takut ketika seharusnya bunda bergembira,
memarahi ketika seharusnya bunda mendukung,
mengkritik ketika seharusnya bunda memuji,
berkata tidak ketika seharusnya bunda berkata ya dan
berkata ya ketika seharusnya bunda berkata tidak

Jagoan kecilku,…
Terimakasih atas semua yang telah kamu berikan pada bunda. Bunda akan selalu berbuat yang terbaik untukmu…
Terimakasih sayang…
Bunda sayang Iyaz…

dan akhirnya (nyicipin) ngedot juga!

#1: “pinjem dotnya ya dik (baca: tante)… belum pernah mimik susu pake dot sih. bunda ngajarinnya pake gelas trus… kayaknya ditakdirkan untuk mimik nggak pake dot, beda ma ayah. tapi kadang suka mimik pake botol aqua juga. biar keyen”

#2: “enak enak… asik asik… ternyata ni’maat…”

(sebuah percakapan antara ijaz dengan sebuah bayi disampingnya… yang tidak lain merupakan tantenya sendiri…)