Tag Archive for 'networking'

Page 2 of 7

Upgrade Cacti

Niat ingsun meng-import template dari forums.cacti.net, keinginan tersebut terpaksa harus ditunda sebentar. Karena ada note “because currently it is not possible to import templates to 0.8.6.x (only 0.8.7)”. Ya daripada ntar kerja dua kali, mending sekalian aja diupgrade dulu deh.

Catatan singkat upgrade cacti dari versi 0.8.6j ke versi 0.8.7d ini sebenarnya tidak berbeda dengan yang ada . Bedanya ini lebih mudah, karena Cacti diinstal di mesin . Inti dari upgrade cacti seperti upgrade aplikasi-aplikasi web lainnya: backup database (optional), update direktori Cacti itu sendiri, copy kembali file-file script,template, dan data dari direktori Cacti yang lama, penyesuaian kembali database via web browser.

Berikut langkah-langkah upgrade Cacti under Windows

#1 versi terakhir di

#2 Backup database mysql Cacti

mysqldump -u root -p cacti > cactibackup.sql

#3 Backup folder cacti yang lama, misal menjadi cacti_old

#4 Ekstrak rilis terakhir Cacti yang sudah didownload, dan rename sesuai dengan nama folder cacti yang lama, misal cacti

#5 Sesuaikan konfigurasi koneksi database pada file include/config.

$database_type = “mysql”;
$database_default = “cacti”;
$database_hostname = “localhost”;
$database_username = “cactiuser”;
$database_password = “cacti”;

#6 Salin file *.rrd yang tersimpan di cacti_old/rra/ di folder cacti yang baru cacti/rra/

#7 Salin beberapa script dari Cacti lama cacti_old/scripts/ ke Cacti baru cacti/scripts/. Pastikan tidak menumpuk file script yang sudah tersedia di Cacti baru dengan versi yang lebih baru. Karena biasanya ada perubahan pada setiap rilis Cacti. (Untuk hal ini kayaknya labih mudah dilakukan di )

#8 Salin file XML dari Cacti lama cacti_old/resource/ ke Cacti baru cacti_old/resource/. Pastikan tidak menumpuk file yang sudah tersedia di Cacti baru. Karena biasanya ada perubahan pada setiap rilis Cacti.

#9 Browse alamat Cacti untuk penyesuaian database dan konfigurasi. Kali ini yang perlu dilakukan adalah klik ‘next’ dan ‘next’.

http://server-anda/cacti

Continue reading ‘Upgrade Cacti’

Unscheduled agenda: Clear Cache Squid Proxy

Pagi ini beberapa komputer tdak dapat melakukan akses ke , khususnya web. Karena dari komputer saya akses lancar, jadi belum ambil pusing deh. Tetep asik sama kerjaan dimonitor. Tapi hanura (hati nurani) nggak bisa tinggal diam.

Kenapa koq komputer yang lagi saya pake bebas internetan sedang komputer yang lain bermasalah?? Suspect kuat mengarah ke . Kebetulan komputer yang saya pakai memang “entah mengapa” route-nya tidak dibelokkan ke arah . Dan memang hanya port 80 (http) aja routenya dibelokkan ke server. Setelah untuk membelokkan akses web ke proxy dihilangkan, semua lancar.

Investigasi berlanjut ke server Proxy — distro yang digunakan adalah Fedora (fc6). Memang ini server nggak ada yang ngurusin, case ini sudah terjadi kali kedua.

Cek ukuran direktori spool squid

# du -sh /var/spool/squid

Cek sisa harddisk

# df –k

Ternyata kapasitas tersisa harddisk tinggal 0%. Agenda hari ini jadi berubah deh, kita mulai proses memebersihkan cache squid.

#1 Harapannya agar besok gak jadi masalah lagi, cache_dir  pada squid.conf dikurangi. semoga kedepannya nanti gak perlu lagi uta-atik squid.

#2 Matikan proses Squid

# /etc/init.d/squid stop

atau

# squid –k stop

#3 Hapus direktori swap Squid, yang umumnya tersimpan pada direktori /var/spool/squid

# rm -fdR /var/spool/squid/

#4 Bangun kembali direktori swap yang sebelumnya dihapus

# squid -z
2009/04/01 11:12:38| Creating Swap Directories
FATAL: Failed to make swap directory /var/spool/squid: (13) Permission denied
Squid Cache (Version 2.6.STABLE13): Terminated abnormally.
CPU Usage: 0.001 seconds = 0.001 user + 0.000 sys
Maximum Resident Size: 0 KB
Page faults with physical i/o: 0

Ternyata muncul notifikasi error “Permission denied”. Terpaksa deh buat manual dulu direktori swap tersebut. Jangan lupa ganti pemilik direktori tersebut sesuai dengan user Squid (kebetulan cache_effective_user dikonfigurasi adalah squid). Kalau tidak, proses rebuild direktori swap dengan perintah “squid –z” akan mendapati notifikasi error yang serupa.

# mkdir /var/spool/squid
# chown squid /var/spool/squid

Ulangi lagi proses rebuild swap

# squid -z
2009/04/01 11:16:52| Creating Swap Directories

#5 Alhamdulillah, kali ini sukses. Sekarang jalankan lagi proses squid. Selesai sudah pembersihan cache squid proxy.

# /etc/init.d/squid start

Setelah pada router dikembalikan, dan cek akses web normal, selesai sudah rangkaian agenda yang tidak terjadwal ini.

Usut punya usut, ternyata yang bikin space harddisk Proxy habis adalah Sarg. Target utama: direktori sarg-backup yang tersimpan di /home dihapus. Kapasitas sisa yang didapat bisa sampai 50%. Tapi setelah sehari koq muncul lagi ya??? Cek crontab deh

# crontab -l
00 00 * * * cp -r /var/www/sarg /home/hafidz/sarg-backup

Ternyata ini to yang bikin harddisk penuh, hapus aja lah

 # crontab -e

Selesai sudah… seharusnya masih nggak perlu menghapus  direktori cache Squid hehehe… Besarin lagi dech cache_dir di squid.conf.

Technorati Tags: ,,

Kabar Baru: Tarif Cisco Career Certification Exams

Barusan dapet kabar dari temen dimilis pcc-polines tentang naiknya harga ujian sertifikasi . Agak kaget juga, tapi berhubung BBM juga sudah naik jadinya ya sedikit bisa dimaklumi. Walaupun dalam hati menangis sedih…

Berikut perincian harganya:

ICND1 and ICND2 exams are $125 USD
exam is $250 USD
Professional level and CCDP Composite exam is $300.00 USD
CCIE written exams are $350 USD
CCIE lab exams are $1,400 USD

(about certification exams)

Cisco has announced a price increase for its exams effective June 24, 2008. The following FAQ from Cisco provides additional information on this increase.

*FAQ for Price Adjustment to CCNA Comprehensive, Professional- level Composite and CCIE Exams *

June 24, 2008

Q: *What exactly is the price adjustment being made at this time?*
A: As of June 24, 2008, the price of the CCNA comprehensive exam #640-802, the single exam option for achieving CCNA certification, will be $250 USD, the professional- level Composite exam #642-892, will be $300 USD and the CCIE written exams will be $350 USD or the local currency equivalent in all regions.

Q: *Why is the price being adjusted at this time?*
A: Our market analysis indicates the prices of these exams are out of line with the market value they provide and with other IT certification exams at the Associate, Professional and Expert level. Cisco Career Certifications is one of the industry’s most recognizable and highly valued programs for IT professionals. Achieving a CCNA, Professional or Expert certification validates knowledge and hands-on skill with the world’s leading solutions.

Q: *Will the price be adjusted in all worldwide locations?*
A: Yes, the price will be adjusted in all regions. Cisco Certified Learning Partners in some areas may include the exam along with a training course for a single price.

Q: *Will the price to Networking Academy students also be changed?*
A: Consistent with our past years strategy, Cisco will provide financial assistance to Cisco Networking Academy students in the form of discounts to offset the cost of key certification exams.

Q: *Will the price increase impact the Cisco CA employee discount?*
A: CA employee voucher program will not change ($50USD).

Technorati Tags: ,,,,,,

del.icio.us Tags: ,,,,,,

Tutorial GNS3 + Windows

Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang GNS3, dan tentu saja masih ada kaitannya juga dengan tutorial Dynamips yang dulu pernah ditulis, disini akan coba saya jelaskan bagaimana menggunakan . Sebelumnya, jika ada tambahan atau ada yang perlu dikoreksi, mohon masukannya :) karena saya sekedar menuliskan sedikit pengalaman saya, plus baca-baca tutorial dari gns3 dan tentunya :)

GNS3 adalah GUI dari NS3 (belum diimplementasikan) dan Dynamips (saat ini sudah ditambahkan dengan Pemu). GNS3 bukanlah simulator, melainkan emulator untuk perangkat . Seperti layaknya VirtualBox atau VMWare kita harus menyediakan sendiri installer OS (Windows, Linux, Solaris, dsb), maka GNS3 pun nggak ada artinya tanpa IOS yang sebenarnya (bisa didownload disini atau di cisco.com bagi customer Cisco).

Spesifikasi sistem yang saya gunakan adalah Laptop HP 520 dengan Processor Core Duo T2050 @ 1,60 GHz, RAM 1,5 GB. Dengan OS Windows XP Professional SP3. Installer GNS3 versi 0.5 (memiliki beberapa perbedaan interface menu dengan versi 0.3 beta yang sebelumnya pernah saya pakai).

1. Instalasi GNS3

Download installer GNS3 dari gns3.net. Untuk Windows, download paket GNS3-0.5-win32-all-in-one. Selain Windows, tersedia juga paket untuk Linux tgz, bz, deb, dan OSX dmg.

Jalankan installer, kemudian ikuti langkah-langkahnya. Instalasi untuk Windows tidak sulit, begitu pula untuk OS yang lain. Jadi bagian ini nggak saya jelaskan lebih detail :)

Selanjutnya, jika belum punya IOS images, saya sudah menyiapkan linknya disini, silakan download dulu ya :)

Continue reading ‘Tutorial GNS3 + Windows’

GNS3: Makin Asyik Aja…

Kalaupun ada temen-temen yang belum tau apa itu , bisa cek sendiri homesitenya. Saya sendiri dulu pertama tau dari aldedi (tks boss :D ). Tapi sejak itu nggak pernah catet-catet di blog about this stuff. Ya… secara gak nyempetin diri bikin simulasi WAN pake GNS3. Terakhir iseng-iseng bikin simulasi WAN ya pake dynamips/dynagen. Langsung to the topic aja ya…

GNS3 (graphical network simulator) pada dasarnya nggak beda ma yang dulu pernah saya bahas. Bedanya: , , winpcap sudah diramu jadi satu dengan tampilan GUI yang memanjakan hehehe …. :D Ditambah lagi, untuk rilis yang terakhir ini (GNS3 0.5) sudah dibundle dengan Pemu (Pix Emulator). Plus kelebihan-kelebihan lainnya. (Terakhir pake GNS 0.3x beta)

GNS3 vs “dynamips/dynagen konvensional”

Apa sih asyiknya pake GNS3 dibanding dynagen “konvensional” :D

1. Yang pertama jelas kemudahannya dalam membuat topologi jaringan. Kalo sebelumnya menggunakan dynagen kita harus bikin secara manual di file networknya (*.net). Bikin parameter router1, router 2, bikin koneksinya, nilai idlepc, dst dst. Pakai GNS3 jelas alurnya dibalik. Dengan tampilan grafis, yang perlu dilakukan tinggal menarik type perangkat / router dari Dock Nodes Types di sisi kiri tampilan. Setelah topologi jaringan terbentuk, tinggal klik icon Save network file, otomatis tersimpan file *.net di direktori kerja GNS3. Jika Router virtual sudah dikonfigurasi, file konfigurasi *.cfg nya juga otomatis tersimpan di direktori config.

2. Mudah dalam instalasi dan setup konfigurasi. Sudah jelas, secara tampilan sudah grafis, ditambah bundle dengan Pemu. Tinggal klik n browse :D

3. Yang ketiga dan seterusnya merupakan efek lanjutan dari nomer 1 dan 2 diatas :D Contohnya dalam menentukan nilai idlepc. Tinggal klik kanan router virtual, lalu pilih Idle PC. Otomatis GNS3 akan menghitungnya untuk anda. Kayaknya fitur klik kanan Idle PC ini belum ada di GNS3 versi 0.3x. Contoh lainnya untuk mengkonfigurasi memory, slot dll, tinggal klik kanan router virtual, lalu klik Configure.

Selain itu topologi yang kita buat bisa langsung di export dalam bantu gambar (JPEG, PNG, BMP, XPM)

Walaupun, masih tetap tersedia console dynagen (di bagian bawah tampilan gambar topologi), bagi yang lebih suka menggunakan command text mode.

Posting pertama pake Windows Live Writer :)